Xiaomi Bikin Kejutan

Xiaomi Bikin Kejutan: Jual Es Krim Dengan 3 Varian, Ini Harganya

Xiaomi Bikin Kejutan, Merek Satu Ini Kembali Membuat Gebrakan Yang Tidak Terduga. Setelah Di Kenal Luas Sebagai Produsen Smartphone, perangkat smart home, hingga kendaraan listrik, kini perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut justru masuk ke dunia kuliner. Yang lebih mengejutkan, Xiaomi meluncurkan produk es krim dengan konsep yang sangat khas—mengusung penamaan ala gadget: Standard, Pro, dan Max.

Langkah unik ini langsung mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan tanpa alasan, pendekatan Xiaomi dalam menghadirkan es krim terasa berbeda dari brand makanan pada umumnya.

Diluncurkan Di Event Internal Xiaomi Bikin Kejutan

Produk es krim ini pertama kali di perkenalkan dalam acara internal perusahaan bertajuk Values Conference 2026 yang di gelar di kampus Xiaomi di China. Xiaomi menghadirkan inovasi ini sebagai bagian dari eksplorasi budaya perusahaan, sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas mereka tidak terbatas pada produk teknologi saja.

Menariknya, es krim ini awalnya tidak di jual secara luas ke publik, melainkan tersedia di kantin internal perusahaan. Meski demikian, popularitasnya langsung melonjak setelah di perkenalkan dan di bagikan di media sosial.

Konsep Unik: Es Krim Rasa “Teknologi”

Salah satu daya tarik utama dari produk ini adalah konsepnya yang mengadopsi gaya peluncuran gadget. Xiaomi tidak hanya sekadar menjual es krim, tetapi juga “mengemasnya” seperti produk teknologi premium. Mulai dari penamaan varian, perbandingan “spesifikasi”, hingga presentasi produk di lakukan layaknya peluncuran smartphone flagship.

Tiga varian yang di tawarkan yaitu:

  • Standard
  • Pro
  • Max

Konsep ini tentu terasa familiar bagi para penggemar Xiaomi, mengingat skema tersebut sering digunakan pada lini smartphone mereka.

Daftar Harga Es Krim Xiaomi

Meski terdengar seperti produk eksperimental, Xiaomi tetap memberikan harga yang cukup terjangkau untuk es krim ini. Berikut rincian harga dari masing-masing varian:

  • Standard: 5,99 yuan (sekitar Rp15 ribu)
  • Pro: 6,99 yuan (sekitar Rp17–18 ribu)
  • Max: 8,99 yuan (sekitar Rp22 ribu)

Perbedaan harga ini sejalan dengan “fitur” yang di tawarkan di tiap varian, mirip seperti strategi penjualan perangkat elektronik.

Apa Perbedaan Standard, Pro, dan Max?

Layaknya smartphone, setiap varian es krim Xiaomi memiliki “level” yang berbeda. Perbedaannya terletak pada topping dan pengalaman rasa yang di tawarkan.

  • Standard
    Varian paling dasar ini hadir dalam bentuk cone tanpa tambahan topping. Cocok bagi pengguna—atau dalam hal ini penikmat es krim—yang menginginkan rasa sederhana dengan harga paling terjangkau.
  • Pro
    Naik satu tingkat, varian Pro menawarkan tambahan satu keping biskuit. Elemen ini memberikan tekstur lebih kaya dan sensasi crunchy saat di nikmati.
  • Max
    Varian tertinggi ini di tujukan bagi pencinta rasa manis maksimal. Xiaomi menambahkan hingga tiga keping biskuit sebagai topping, menciptakan pengalaman yang lebih “premium”.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Xiaomi menerjemahkan konsep “spesifikasi produk” ke dalam dunia kuliner.

Resep Unik Berbasis Millet

Tak hanya menarik dari sisi konsep, es krim ini juga memiliki keunikan dari segi bahan. Xiaomi menggunakan millet atau biji-bijian sebagai bahan utama, yang juga memiliki makna filosofis bagi brand tersebut. Nama “Xiaomi” sendiri secara harfiah berarti “beras kecil” atau millet, sehingga penggunaan bahan ini terasa sangat relevan dengan identitas perusahaan.

Resep es krim ini dikembangkan oleh chef internal Xiaomi bernama Bing Jiabao. Ia menggabungkan millet dengan susu dan teknik pengolahan khusus untuk menghasilkan tekstur lembut dengan rasa yang khas.

Kesimpulan

Kehadiran es krim Xiaomi menjadi bukti bahwa inovasi tidak harus selalu hadir dalam bentuk teknologi canggih. Dengan konsep sederhana namun kreatif, Xiaomi berhasil mencuri perhatian publik melalui produk yang tidak biasa. Mulai dari penamaan varian Standard, Pro, dan Max, harga yang terjangkau, hingga konsep peluncuran ala gadget, semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berbeda.